Perjalanan Dortmund Menuju Final Liga Champions


TEMPO.COJakarta - Borussia Dortmund berhasil memperbaiki prestasinya di Liga Champions musim lalu. Setelah gagal lolos fase Grup F di musim 2011/2012, Dortmund berhasil keluar sebagai juara Grup D, dan kini menembus partai puncak kompetisi paling elit di Benua Biru itu. Dortmund akan menghadapi Bayern Muenchen di Stadion Wembley, Minggu, 26 Mei 2013, dinihari nanti.
Berikut ini perjalanan klub besutan Juergen Klopp menuju final Liga Champions 2012/2013:



Fase grup
Dortmund ke dalam grup maut. Semua juara liga domestik berkumpul di Grup D, yaitu juara Liga Spanyol Real Madrid, juara Liga Primer Inggris Manchester City, dan juara Eredivisie Ajax. Namun, Dortmund sukses menjuarai grup dengan rekor tak terkalahkan.



Hasil pertandingan:
Dortmund 1-0 Ajax
Manchester City 1-1 Dortmund
Dortmund 2-1 Real Madrid
Real Madrid 2-2 Dortmund
Ajax 1-4 Dortmund
Dortmund 1-0 Manchester City



Babak 16 besar
Mario Gotze dan kawan kawan bertemu dengan runner-up Grup E, Shakhtar Donetsk. Dortmund sukses menahan imbang 2-2 Shaktar di Ukraina. Kemudian Dortmund membantai Shakhtar dengan skor 3-0 di kandang sendiri.



Hasil pertandingan:
Shakhtar 2-2 Dortmund 
Dortmund 3-0 Shakhtar



Perempat final
Dortmund bertemu dengan tim kejutan asal Spanyol, Malaga. Die Borussien sempat kewalahan ketika melakoni leg pertama di kandang Malaga. Kedua tim bermain imbang tanpa gol. Di pertemuan kedua, Dortmund berhasil lolos secara dramatis lewat gol kemenangan di menit akhir pertandingan.



Hasil pertandingan:
Malaga 0-0 Dortmund
Dortmund 3-2 Malaga



Semifinal
Dortmund kembali dipertemukan dengan Real Madrid setelah bersaing di fase grup. Awalnya, Dortmund sempat tak diunggulkan. Namun tim asal Lembah Ruhr itu membuat semua orang terkejut usai melibas Madrid dengan skor telak 4-1 di pertemuan pertama. Robert Lewandowski jadi bintang di laga itu dengan memborong semua gol Dortmund.



Di pertemuan kedua, Dortmund justru tampil sedikit tertekan. Untungnya, kekalahan 2-0 dari Los Blancos di leg kedua tidak mengehtikan langkah mereka menuju final. Dortmund lolos dengan keunggulan agregat 4-3.



Hasil pertandingan:
Dortmund 4-1 Real Madrid
Real Madrid 2-0 Dortmund



UEFA.COM | SOCCERWAY | ANTONIUS WISHNU

Timnas U-19 jaring talenta muda Manado

Indra Sjafri terus berupaya mencari talenta muda terbaik Indonesia. Pelatih Timnas U-19 ini bakal mengunjungi Manado Sulawesi Utara, untuk mencari amunisi bagi Skuad Garuda Muda, julukan Timnas U-19.
"Tanggal 25-26 Mei ini saya akan ke Manado. Di sana saya akan menyeleksi pemain kelahiran 1995-1996," ujar Indra Sjafri, pada Bola.net.
Sebelumnya, Indra Sjafri juga telah melakukan seleksi di Padang dan Payakumbuh. Di dua daerah tersebut, animo untuk mengikuti seleksi terhitung besar. Bahkan, terhitung 80 pemain mengikuti proses seleksi di Payakumbuh.
Lebih lanjut, Indra Sjafri menegaskan bahwa tim pelatih tak mau buang waktu. Mereka terus mempersiapkan anak asuhnya, meski belum ada kejelasan mengenai jadwal seleksi dan pemusatan pelatihan, yang dirilis Badan Tim Nasional (BTN).
"Saat ini, persiapan Timnas tetap berlangsung. Cuma, kita akan lakukan dulu semua pemantauan ke daerah dan kompetisi berjalan," papar Indra.
"Ini adalah keputusan ketika saya bertemu dengan BTN beberapa waktu lalu," dia menandaskan. (den/mac
Sumber: Merdeka.com

Setia Barca, Adriano Perpanjang Durasi Kontrak


BARCELONA - Adriano Correia menegaskan kesetiaannya bersama Barcelona, usai menandatangani kontrak anyar yang berdurasi empat tahun. Dengan demikian, pemain yang berposisi sebagai bek sayap tersebut terikat kontrak bersama Blaugrana hingga 2017 mendatang.
 
Adriano sendiri bergabung dengan Barca pada 2010, setelah enam musim membela Sevilla, dengan nilai kontrak 9,5 juta euro. Selama berkostumBlaugrana, pemain internasional Brasil tersebut telah meraih dua gelar La Liga, satu Copa Del Rey, dan satu Liga Champions.
 
Kendati namanya tak terlalu ramai diperbincangkan pada bursa transfer, Adriano bukannya tanpa peminat. Raksasa Jerman, Bayern Munich dan klub kaya Inggris, Manchester City sempat dikait-kaitkan dengan pemain berusia 28 tahun yang mengawali kariernya bersama klub Brasil, Coritiba tersebut.
 
 “FC Barcelona telah setuju untuk memperbarui kontrak Adriano Correia untuk empat musim ke depan, hingga 30 Juni 2017. Klausul pembelian dia sendiri adalah sebesar 90 juta euro,” tulis pernyataan dalam situs resmi Barcelona, seperti dilansir Sky Sports, Kamis (23/5/2013).
 
Pada musim ini sendiri, Adriano total bermain pada 34 pertandingan bagi Barca di seluruh kompetisi dan menyumbang enam gol. Ia pun turut memberi andil pada dominasi Blaugrana di ajang La Liga, dan akhirnya mengangkat trofi juara untuk kedua kalinya.


Smbr: Okezone.com

INTIP LAWAN: Marco Reus Versus Bastian Schweinsteiger, Duel Junior Lawan Senior

Dua simbol Jerman bakal berkibar di Wembley pada 25 Mei mendatang. Borussia Dortmund dan Bayern Munich, walau sebangsa dan setanah air, akan saling "bunuh" untuk mengukuhkan status sebagai raja Eropa 2012/13. 

Perang bintang antarkedua tim jelas paling dinanti. Dari lini per lini, sektor tengah adalah poros terpenting karena menjadi kohesi barisan belakang dan depan. Dortmund punya nama yang tengah naik daun, dia adalah Marco Reus, sementara Bayern memiliki figur nan sarat pengalaman di diri Bastian Schweinsteiger. Keduanya akan bertarung dan saling menjatuhkan, untuk menguasai panggung Wembley.  

Usia Reus terlihat lebih 'ingusan' bila mengomparasinya dengan Schweinsteiger. Tapi, dengan usianya yang lebih belia itu [23], Reus tampaknya telah menunjukkan segala syaratnya untuk menjadi gelandang terbaik dunia. 


MARCO REUS vs. BASTIAN SCHWEINSTEIGER

31 Mei, 1989TANGGAL LAHIR1 Agustus, 1984
12 (988 menit)PENAMPILAN11 (848 menit)
4GOL2
2ASSIST4
7,52NILAI7,73

Tampil sebanyak 12 kali alias tak pernah absen di semua laga UCL musim ini, kontribusi Reus tak bisa dibantah. Meski berperan sebagai pemain tengah, Koleksi empat golnya seolah mempertegas kedudukannya di peringkat kedua sebagai pencetak gol terbanyak Dortmund setelah Robert Lewandowski yang telah mengemas 10 gol. Artinya, kehadiran pemain bernomor punggung 11 ini begitu fundamental. Tengok saja gol-gol pentingnya di fase grup, serta yang tak akan lekang di ingatan publik Dortmund kala dia mencetak gol dramatis di laga perempat-final versus Malaga, dan umpan pentingnya di semi-final kontra Real Madrid, di mana masing-masing momen tersebut benar-benar memutar balikkan situasi laga, hingga sejauh ini sukses mengantar skuat BVB menapak partai puncak. 

Dengan segala atribut mentereng serta potensi besar yang dimiliki pemain internasional Jerman ini di usia muda, maka tak heran tim-tim besar Eropa sempat meliriknya. Barcelona dan Manchester City menjadi peminat yang paling getol mendekatinya. Sebagaimana dicatatWhoscored, adapun nilai rata-rata penampilan Reus di UCL adalah 7,52.

Lain Reus, lain Schweinsteiger. Pemain senior Bayern ini terbilang sudah kenyang dengan hiruk-pikuk pentas tersohor Benua Biru. All-German final ini merupakan partai pamungkas UCL yang ketiga dalam empat musim terakhir bagi Schweinsteiger. Secara psikologis, mental sang gelandang di final sudah teruji sahih.   

Schweinsteiger juga menjadi pemain paling kontributif di antara penggawa lainnya. Dari 11 penampilannya, dia menjadi pilar yang paling sering mengirim umpan yang berhasil dikonversi menjadi gol. Total empat assist berhasil dikreasi pemain 28 tahun ini. Tak hanya itu, kehadiran Schweinsteiger juga seperti memberi nafas tambahan bagi detak jantung permainan skuat The Bavarian. Kolega Schweinsteiger, Javi Martinez, sampai-sampia menyebut partner-nya di lini tengah itu bak banteng. Maka pantas rasanya bila Whoscoredmemberikan penilaian 7,73 dari total rata-rata penampilannya.

"Mencapai final Liga Champions merupakan momen terbesar dalam karir saya sejauh ini. Musim pertama saya di Borussia Dortmund dengan keseluruhan turnamen Liga Champions sudah sangat menarik, dan pergi ke Wembley sudah jelas menjadi sorotan utama bagi saya"

Marco Reus
Di timnas Jerman, Reus merupakan junior Schweinsteiger. Jika perang kedua bintang ini dikerucutkan, "adik dan kakak" ini barangkali akan bertarung mempertaruhkan nama sebuah gengsi, prestise dan kebanggaan. Bila Reus berhasil membawa Dortmund juara, maka istilah "yang muda yang bicara" akan membungkam segudang pengalaman yang dimiliki Schweinsteiger. Terlebih spesialnya, final Eropa ini adalah kancah termegah kali pertama yang dirasakan Reus. Namun bila sebaliknya, Schweinsteiger akan mengajarkan Reus bagaimana cara menjadi pemain bermental jawara sejati.  
“Mencapai final Liga Champions merupakan momen terbesar dalam karir saya sejauh ini, dan saya sudah tidak sabar untuk menjalani panggung terhebat sepakbola ini pada akhir pekan. Musim pertama saya di Borussia Dortmund dengan keseluruhan turnamen Liga Champions sudah sangat menarik, dan pergi ke Wembley sudah jelas menjadi sorotan utama bagi saya," ujar Reus.
Duel yang menarik untuk dinanti...


Sumber:Goal.com

Informasi Lengkap Pertandingan Timnas Indonesia Melawan Belanda

Tiket pertandingan Indonesia vs Belanda telah dijual sejak 13 Mei.


Keterkaitan historis Indonesia dan Belanda akan terwujud di lapangan sepakbola ketika timnas kedua negara saling berhadapan di stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat 7 Juni mendatang.


Inilah pertemuan pertama Indonesia dan Belanda sepanjang sejarah. Dalam laga uji coba internasional yang tercantum dalam kalender resmi FIFA ini Belanda membawa serta kekuatan terbaiknya sehingga publik Indonesia bisa menyaksikan atau bahkan bertemu langsung dengan para penggawa andalan Oranje, misalnya seperti Robin van Persie, Wesley Sneijder, Arjen Robben, atau Klaas-Jan Huntelaar.



Tiket untuk pertandingan sudah dilepas pihak promotor Ninesport sejak 13 Mei. Indotix ditunjuk sebagai mitra penjualan tiket resmi sehingga fans yang berminat menonton pertandingan dapat membeli tiket di enam outlet, yaitu di Menara Jamsostek, ITC Permata Hijau, Sing Square, ITC Fatmawari, Bekasi Square, dan Bandung. Harga tiket bervariasi mulai dari Rp50 ribu untuk tribun atas, Rp150ribu (Kelas 2), Rp 300ribu (Kelas 1), Rp750 ribu (VIP Timur), Rp1,5 juta (VIP Barat), dan Rp1,75 juta (VVIP).





Agenda lain yang disiapkan promotor adalah antara lain kuis berhadiah 100 tiket menonton latihan tim Oranje. Caranya? Dengan membeli tiket pertandingan kemudian follow akun Twitter @ninesportinc dan like halaman facebook Ninesport. Kuis akan dilakukan 25 dan 26 Mei.



Sementara itu, Rabu (22/5), pelatih Belanda Louis van Gaal telah melansir skuat yang akan dibawa dalam tur Asia, yaitu:



Kiper: Michel Vorm (Swansea), Kenneth Vermeer (Ajax), Jasper Cillessen (Ajax)



Bek: John Heitinga (Everton), Erik Pieters, Dwight Tiendalli (Swansea), Ron Vlaar (Aston Villa), Daryl Janmaat (Feyenoord), Miquel Nelom (Feyenoord)



Gelandang: Lerin Duarte (Heracles Almelo), Jonathan de Guzman (Swansea), Jens Toornstra (Utrecht), Ruben Schaken (Feyenoord), Wesley Sneijder (Galatasaray), Rafael van der Vaart (Hamburg)



Penyerang: Siem de Jong (Ajax), Dirk Kuyt (Fenerbahce), Jeremain Lens, Robin van Persie (Manchester United), Arjen Robben (Bayern Munich), Ricky van Wolfswinkel (Sporting Lisbon).



Nantikan perkembangan informasi berikutnya tentang pertandingan ini!


Garuda vs. Oranje


Sumber: Goal.com

ROAD TO WEMBLEY: Perjalanan Bayern Munich Ke Final Liga Champions


Pada Sabtu (25/5) malam di Wembley, London, Bayern Munich akan memainkan final Liga Champions ketiga dalam empat tahun terakhir.

Setelah dua kesempatan sebelumnya berujung kegagalan, yang paling pahit adalah kekalahan di kandang sendiri dari Chelsea musim lalu, Tim Bavaria pasti ogah mengalami nasib serupa kali ini.

Menengok kiprah meyakinkan Die Roten menuju final, anak buah Jupp Heynckes tersebut boleh diapungkan sebagai favorit meski Borussia Dortmund siap memberikan tantangan serius.

Meski sempat mencicipi dua kekalahan, secara keseluruhan perjalanan Si Merah relatif mulus dengan statistik mengilap, di antaranya sebagai tim tersubur (29 gol) dan kolektor kemenangan terbanyak (9). Simak kembali sepak terjang Bayern selengkapnya di bawah ini.


Fase Grup
TimSkorTim

Bayern Munich

 
2-1
(Schweinsteiger 38', Kroos 76')

Valencia

BATE Borisov

3-1
(Ribery 90+1')

Bayern Munich

Lille

0-1(Muller 20' pen.)

Bayern Munich

Bayern Munich

6-1
(Schweinsteiger 5', Pizarro 11', 28' & 33', Robben 28', Kroos 66')

Lille

Valencia

1-1
(Muller 82)

Bayern Munich

Bayern Munich

4-1

(Gomez 22', Muller 54', Shaqiri 65', Alaba 83')

BATE Borisov


Sejarah bagus dan kualitas amunisi yang berada di atas para rivalnya membuat Bayern dijagokan menjuarai Grup F. Status unggulan dipertegas dengan start positif berupa kemenangan 2-1 atas Valencia di Allianz Arena, tapi pada laga berikutnya mereka langsung terempas ke bumi. Tuan rumah BATE Borisov menyengat Die Roten dan memberikan kekalahan perdana di seluruh kompetisi musim ini bagi raksasa Bundesliga tersebut.

Laskar Heynckes toh bisa langsung bangkit dan melahap enam angka dari dua partai selanjutnya, tandang dan kandang menghadapi Lille. Usai menang 1-0 di Prancis, The Bavarians meluluhlantakkan  utusan Ligue 1 itu lewat skor besar 6-1 ketika ganti menjadi tuan rumah. Striker gaek Peru, Claudio Pizarro, menunjukkan dirinya masih bertaji dengan melesakkan trigol dalam rentang hanya seperempat jam. Kemenangan tersebut membuka lebar-lebar peluang Bayern untuk melangkah ke babak berikut, dan tiket 16 besar akhirnya dikunci berkat hasil imbang 1-1 di kandang Valencia pada matchday 5. Di gim pamungkas, Si Merah membalaskan dendam pada BATE dan menggasak klub Belarusia itu 4-1 sekaligus menyegel predikat pemuncak grup. Poin akhir Bayern sama dengan Los Che, tapi memimpin dalam rekor head-to-head.


Klasemen Akhir Grup F
  MMSKGolPoin
Bayern Munich6411(15-7)13
Valencia6411(12-5)13
BATE Borisov6204(9-15)6
Lille6105(4-13)3


Arsenal

Fase 16 Besar
(Ag. 3-3)
*Menang Gol Tandang

Bayern München
TimSkorTim

Arsenal

1-3
(Kroos 7', Muller 21', Mandzukic 77')

Bayern Munich

Bayern Munich

0-2

Arsenal


Dipertemukan dengan Arsenal di fase knock-out pertama, Bayern menunjukkan kelas mereka kala melawat ke Emirates. Memegang kendali permainan sejak sepak mula, tim tamu membuka skor via gol cepat Toni Kroos (7') yang digandakan Thomas Muller tak sampai seperempat jam kemudian. The Gunners membaik selepas rehat dan menipiskan ketertinggalan melalui eks punggawa Bayern, Lukas Podolski, tetapi torehan Mario Mandzukic memastikan The Bavarians pulang dengan kemenangan 3-1 dan berada di atas angin untuk melaju ke delapan besar. 


Menunjukkan keperkasaan di Emirates


Hasil impresif di first leg rupanya membuat Bayern terlena. Mereka melempem saat melakoni duel kedua di Munich. Gol-gol Olivier Giroud serta Laurent Koscielny di awal dan ujung laga membuat jantung suporter Die Roten berdetak kencang. Untunglah Gunners gagal menambah skor lagi sehingga pasukan Heynckes tetap berhak melaju berkat keunggulan gol tandang.



Bayern München
 

Perempat-Final
(Ag. 4-0)

Juventus
TimSkorTim

Bayern Munich

2-0

(Alaba 1', Muller 63')

Juventus

Juventus

0-2
(Mandzukic 64', Pizarro 90+1')

Bayern Munich
Hasil undian perempat-final memunculkan Juventus sebagai lawan berikut yang harus dihadapi Die Roten. Sebagai pemilik pertahanan terbaik saat itu dan mengukir clean sheetdalam lima partai sebelumnya, I Bianconeri diyakini dapat memberikan perlawanan alot. Tapi mental dan pengalaman Bayern terbukti lebih kuat. Dalam dua pertemuan kontra sang jawara Italia yang baru kembali ke pentas Eropa setelah absen dua tahun, Bayern selalu menang dengan skor sama persis: 2-0.

David Alaba | Mencetak gol tercepat di Liga Champions musim ini kontra Juve


Di Allianz Arena, David Alaba melesakkan gol tercepat di turnamen musim ini melalui tembakan jarak jauh yang mengecoh Gianluigi Buffon setelah agak terdefleksi kaki Arturo Vidal. Kendati kehilangan Kroos karena cedera, pengganti yang tak kalah berkualitas, Arjen Robben, memastikan intensitas serangan Bayern tak berkurang. Mereka menggandakan keunggulan lewat sontekan Muller usai turun minum. Saat bertamu ke Turin, anak-anak asuh Heynckes yang bermain lebih taktis membungkam Si Nyonya Tua berkat gol-gol Mandzukic dan Pizarro di babak kedua.



Bayern München

 

Semi-Final
(Ag. 7-0)


Barcelona
TimSkorTim

Bayern Munich

4-0

(Muller 25' & 82', Gomez 49', Robben 73'))

Barcelona

Barcelona

0-3
(Robben 49', Pique 72' bd., Muller 76')

Bayern Munich


Final kepagian. Begitu tanggapan khalayak ramai setelah Bayern dipastikan bentrok dengan Barcelona di babak empat besar. Pertarungan dua tim ini digadang-gadang bakal berjalan alot dan seru. Namun The Bavarians ogah mengabulkan ekspektasi publik akan hadirnya duel ketat. Blaugrana digilas dengan skor total tujuh gol tanpa balas!


Membuat Barcelona tak berkutik dalam dua pertemuan

Kurang fitnya Lionel Messi, yang terlihat dipaksakan bermain walau belum sepenuhnya pulih dari kendala hamstring, mungkin memang memudahkan Bayern untuk meredam serangan El Barca pada laga pertama di Allianz Arena. Tapi rasanya tak ada yang dapat menyangkal bahwa armada Heynckes amat layak mengalahkan skuat Tito Vilanova. Mereka mempersiapkan strategi dengan matang, dan melaksanakannya dengan sempurna di lapangan. Performa fantatis berbuah hasil istimewa. Dwigol Muller dan masing-masing sebiji dari Mario Gomez serta Arjen Robben membuat Barcelona membutuhkan keajaiban untuk membalikkan agregat.

Malam magis yang diharapkan terjadi di Camp Nou malah berubah menjadi mimpi buruk bagi Barcelonistas. Bayern kembali tampil digdaya dan memaksa tim yang begitu disegani di Eropa dalam beberapa tahun terakhir menyerah tak berdaya. Robben dan Muller kembali menjebol gawang Victor Valdes, diselingi bunuh diri Gerard Pique. Bayern pun melangkah ringan ke babak pamungkas untuk kali kedua berurutan dengan mengemas keunggulan agregat terbesar sepanjang sejarah semi-final Liga Champions. 


Sumber: Goal.com

Ramon Calderon: Jose Mourinho Gagal Di Real Madrid


Mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon, menilai Jose Mourinho telah gagal dalam tiga tahun periodenya bertugas di Santiago Bernabeu.

Sang entrenador dan klub mencapai kesepakatan untuk berpisah di akhir musim ini, lebih dari ikatan kontrak yang sejatinya berlaku sampai 2016.

Selama membesut Los Merengues, pria Portugal yang menyebut dirinya sendiri The Special One itu "hanya" menyumbangkan tiga trofi: Copa del Rey, La Liga, dan Supercopa de Espana.

Sementara target La Decima, titel kesepuluh Liga Champions, gagal terwujud meski klub bisa mengakhiri rekor buruk selalu mentok di babak 16 besar setelah Mou datang.

Calderon sendiri mengklaim mantan bos Porto, Chelsea, dan Internazionale itu bukan hanya gagal dalam urusan trofi, tapi juga dalam menjaga nama baik El Real.

"Tentu saja dia gagal. Itu adalah rekor terburuk dari pelatih Real Madrid mana pun yang telah memimpin selama tiga tahun atau lebih," katanya kepada program Revista De La Liga di Sky Sports.

"Saya tegaskan bahwa itu bukan satu-satunya alasan. Saya pikir Anda bisa dianggap tak sukses di sebuah klub karena banyak alasan. Hal yang sangat saya tak sukai, dan banyak pengikut Real Madrid juga demikian, adalah caranya bersikap." 

"Saya tak tahu apa yang telah dilakukannya di Inggris, tapi perilakunya di Spanyol tidak sesuai dengan sejarah Real Madrid. Ada bagian dari himne kami yang berbunyi 'ketika kalah, kami berjabat tangan'. Kami tak mencolok mata orang, seperti yang dilakukannya pada Tito Vilanova."

"Saya selalu katakan bahwa dia bukanlah satu-satunya orang yang patut disalahkan, itu juga menjadi tanggung jawab orang-orang yang membawanya ke Real Madrid."

"Mourinho sudah seperti itu sebelum ia tiba di Real Madrid," pungkas Calderon.



Sumber: Goel.com

Manuel Pellegrini: Inilah Saat-Saat Terakhir Saya Di Malaga


Manuel Pellegrini menyatakan dirinya sudah berada dalam fase ‘saat-saat terakhir’ bersama Malaga. Pernyataan tersebut menambah santer kabar yang beredar bahwa Manchester City akan memplot pria asal Chili itu sebagai arsitek The Citizens di musim depan.

“Secara profesional, saya akan menghadapi saat-saat terakhir di Malaga. Minggu besok akan menjadi pertandingan terakhir saya sebagai pelatih Malaga di La Rosaleda,” ungkapnya kepada AS.

“Ini akan sangat emosional dan saya berharap klub ini lolos ke Eropa. Kesepakatan dengan klub telah terpenuhi. Semua orang punya hak untuk terus melangkah. Saya tidak mengincar kompensasi finansial, tetapi lebih kepada target olahraga yang membuat misi saya telah terpenuhi di sini,” imbuhnya.

Bersama klub Andalusia itu, Pellegrini sudah dua musim melatih di sana. Di musim ini, ia berhasil membawa Los Boqueronies menjalani debut sukses di Liga Champions dengan melaju hingga perempat-final. Ia pun disebut-sebut sebagai sosok yang pas untuk menggantikan Roberto Mancini yang pekan lalu dipecat oleh City.

Pellegrini, 59 tahun, adalah salah satu pelatih berpengalaman di La Liga Spanyol yang pernah melatih Villarreal dan Real Madrid. 



Sumber: Goal.com

Xavi: Jose Mourinho Selalu Beri Motivasi Ekstra

Xavi Hernandez mengaku keberadaan Jose Mourinho di Real Madrid selalu memberikan sumber motivasi ekstra bagi dia dan rekan-rekannya di Barcelona.
Los Blancos akan kehilangan The Special One dengan kesepakatan bersama di akhir musim ini, seperti yang dikonfirmasi presiden Florentino Perez beberapa waktu lalu. Meski dikenal rival abadi, namun sejak kedatangan Mourinho ke Santiago Bernabeu perseteruan di dalam dan luar lapangan kerap mewarnai laga El Clasico.
"Kita lihat apa yang terjadi tanpa Mourinho, tapi saya yakin Madrid akan terus memenangkan titel dengan atau tanpa Mourinho," tegas Xavi kepada reporter.
"Dengan Mourinho di Madrid kami telah melanjutkan memenangkan gelar. Selama tiga tahun dia di sini, kami melihat mereka sekali memenangkan gelar [La Liga], tapi kami terus menang."
"Itu harus tetap menjadi tujuan kami. Dia pelatih kontroversial. Dia selalu memberikan morivasi ekstra," lanjut jenderal lapangan tengah Blaugrana.
"Saya tak tahu apakah kami akan merindukan dia atau tidak. Tapi, kepergiannya sebuah kehilangan besar untuk sepakbola Spanyol karena dia pelatih penting, dalam pandangan sepakbola secara umum," Xavi menyudahi.


Sumber:Goal.com

Michael Mancienne Betah Di Hamburg


Pemain belakang Hamburg Michael Mancienne merasa bahagia dengan hidupnya di Jerman. Lebih dari itu, bek berpaspor Inggris ini pun juga tak menyesal pergi meninggalkan Chelsea.

Mancienne sendiri pergi dari Chelsea pada 2011 setelah enam tahun di Stamford Bridge. Di klub asal London itu, ia hanya tampil sebanyak empat kali, dan sempat bermain secara pinjaman untuk QPR dan Wolverhampton Wanderers.

Kini, Mancienne sukses tampil reguler untuk Hamburg dan mengemas 21 penampilan, sebuah catatan yang mungkin bisa lebih baik lagi jika ia tidak mengalami cedera engkel pada Januari.

Dalam sebuah keterangan, bek yang masih memiliki tiga tahun kontrak dengan Hamburg ini menegaskan bila pindah dari Chelsea bukan suatu hal yang ia sesali.

“Ini akan jadi sebuah tantangan baru, sebuah fase baru dalam hidup saya dan sebuah kesempatan menarik,” kata Mancienne kepada Guardian.

“Saya tahu waktunya sudah tepat, sebuah kesempatan datang untuk membuat jejak saya dan bukannya seorang youngster yang duduk di bangku cadangan di Chelsea. Saya ingin bermain reguler dan tentunya saya tahu bahwa akan sulit untuk meraihnya di Chelsea.

“Saat itu sungguh sulit, namun hal tersebut justru membuat saya lebih lapar untuk bermain sepakbola karena saya tahu bahwa saya tidak bisa selamanya duduk di bench dan akhirnya memilih pergi.

“Jujur saja, saya kini tidak memikirkan Chelsea. Saya bahagia di mana saya sekarang dan saya merasa diberkahi berada di klub besar ini.”


Sumber:Goal.com

Holger Badstuber Absen 10 Bulan


Bek Bayern Munich Holger Badstuber akan absen selama 10 bulan setelah ia menjalani operasi perbaikan cedera kambuhan di bagian ligamen lutut.

Cedera pertama yang dialami pemain timnas Jerman itu adalah ketika pertandingan imbang 1-1 kontra Borussia Dortmund pada Desember lalu. Cedera kedua didapat saat Bayern menang 4-3 atas Borussia Monchengladbach, Sabtu (18/5) malam WIB.

Pihak Bayern langsung mengumumkan kalau Badstuber harus mengakhiri musim ini dan kemudian menjalani rehabilitasi.

“Karena kerusakan yang meluas, ligamen sang pemain yang tidak lagi berfungsi telah diambil. Sebelum baigan tersebut dapat direkonstruksi menggunakan pengganti cangkok jaringan bedah, sayatan dan lubang dari operasi yang asli harus sembuh sepenuhnya,” demikian konfirmasi Bayern.

“Sampai saat itu, Holger Badstuber akan menjaga kebugaran fisiknya di pusat rehabilitasi olahraga. Para dokter yang bertanggung jawab atas hal ini memperkirakan sang pemain akan fit lagi di sekitar 10 bulan. Cedera itu tidak mengancam karirnya.”


Sumber:Goal.com

Opening Gelora Bandung Lautan Api

Acara soft launching Gelora Bandung Lautan Api (BLA) di Kec. Gedebage, kembali diundur. Dijadwalkan semula, soft launching akan digelar pada Rabu (8/5/2013), namun diundur menjadi Jumat (10/5/2013). Akan di Siarkan LIVE Jam 19.00WIB di PJTV Bandung.
Wali Kota Bandung Dada Rosada mengatakan hal tersebut, ketika ditemui usai upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Plaza Balai Kota Bandung, Kamis (2/5/2013) pagi. “Supaya pas saja, agar persiapannya lebih matang lagi,” ujar Dada.
Dada juga mengungkapkan, banyaknya permintaan undangan juga membuat waktu persiapan soft launching menjadi molor. “Tadinya kan kita cuma ingin mengundang 500 orang karena acaranya hanya syukuran, tapi masyarakat minta 500 undangan, dan bobotoh juga minta 500 undangan, jadi 1.500 undangan,” tuturnya.
Meskipun demikian, Dada mengatakan bahwa hal tersebut tidak menjadi kendala penyelenggaraan soft launching. “Ya tinggal diatur saja nanti, walaupun tidak semuanya bisa dipenuhi karena ada keterbatasan,” kata Dada.
Koordinator acara soft launching Gelora BLA Yanyan Wahdanimar mengatakan, kemunduran acara tersebut dilakukan agar persiapan lebih matang. “Lagipula jika digelar di hari kerja, dikhawatirkan akan mengganggu rutinitas, jadi lebih baik hari Jumat malam agar tidak mengganggu,” ucap Yanyan.
Selain itu, dikatakan dia, kepanitiaan juga melibatkan warga sekitar, sehingga membutuhkan persiapan yang lebih matang. Yanyan juga membenarkan soal permintaan undangan yang membludak.
“Tapi hanya akan diakomodir sebanyak 1.000 undangan, dari 500 undangan yang direncanakan,” ujarnya. (A-175/A-107)***
Sumber:pikiran-rakyat.com